Jumat, 22 April 2016

Ke dokter mata, lagi ( >,<)

Lagi-lagi keluhan mata kanan. Kali ini lebih parah daripada keluhan dua tahun lalu. Dulu mata cuma terasa berat n ga tahan silau. Yang kurasa saat itu, ada sesuatu yang mengganjal di kelopak mata kanan. Mata Kanan cepet banget capeknya! sekitar jam dua siang sudah berasa berat, silau ada yang mengganjal, susah melek. dan lagi lagi, cuma yang kanan. How about the left one? Cuma ga tahan silau tok.

Wah wah wah harus konsul dokter mata ini. Dan hunting jadwal ketemu dokter dari awal februari. Jadwal dokter Pri hari senin, selasa, kamis, jumat, sabtu. ada dua sesi konsultasi pagi dan malam. Jadwal pagi mulai dari jam 10.00 s.d selesai dan sesi sore mulai dari jam 19.00 s.d selesai. jadwal yang kupilih tentu yang pagi.

Hari senin tanggal 29 februari 2016, setelah antri lammaaaa banget (coz aq datangnya jam 10, dengan antrian no terakhir) ketemu juga di dokter Pri. Hal pertama kali yang dokter Pri menanyakan keluhanku, ambroll semua keluhan2 ku,beliau juga menanyakan alasanku pakai kacamata, yah kujawab dengan sejujur-jujurnya dunk, sapa tau ada harapan penyembuhan buat mataku ini. Kujawab kalo mataku ga tahan silau. Kalau silau bisa pusing berlebihan di belakang kepala, dan kemeng di area antara  mata dan alis mata. Dan sekalian Tanya, APA mataku ini ADA gejala glukoma. Ngeri banget sama penyakit ini. Habis berkeluh kesah lanjut ke kursi periksa. Seperti biasa pasien disuruh duduk menghadap barisan huruf-huruf dengan jarak sekian meter, disuruh baca.

Daaaaan dokter Pri menyimpulkan, mata masih normal.
Pemeriksaan kedua, pak dokter meminta ku duduk didepan sebuah alat ah entah apa namanya. Gambarnya kurang lebih seperti ini